Posts

Karena Tidak Mengotori, Wanita Haidh Boleh Masuk Masjid?

Image
Masalah yang berkembang sejak dahulu ialah bahwa perempuan yang sedang dalam keadaan haidh itu diBOLEHkan masuk masjid dengan alasan asal tidak mengotori masjid. Buat saya alesan yang ini jelas keliru dan sama sekali sangat tidak bisa dipegang. Kalau alesannya karena   ia tidak mengotori masjid kemudian seorang wanita yang sedang haidh dibolehkan masuk masjid, ya semua wanita muslim di dunia ini yang sedang haidh pastilah boleh masuk masjid, toh wanita zaman sekarang tidak ada yang darahnya itu berlumeran walaupun ia sedang dalam keadaan haidh. Semua serba higienis, bersih, dan terjaga rapih. Perempuan haidh tetaplah berstatus haidh selama darah haidhnya keluar dalam keadaan apapun. Status haidh maka menjadikannya terikat dengan hukum-hukum seorang yang sedang dalam keadaan haidh, termasuk pelarangan masuk masjid. Kalau karena alesan tidak mengotori, lalu kemudian perempuan yang haidh boleh masuk masjid, kenapa lelaki yang sedang dalam keadaan junub tidak diperbol...

Belajar Menerapkan Syariah Dari Bupati Garut, Aceng!

Belakangan ramai dibicarakan soal bupati Garut, Aceng yang menjadi buah bibir media soal perceraiannya denga mantan istri sirri-nya yang masih berumur 18 tahun. Bukan Cuma di garut, tapi bahkan berita ini sudah menjadi santapan Nasional. Satu Indonesia tahu semua itu. Secara syariah tidak ada yang salah dengan itu semua, perceraiannya sah. Semua pakar hukum Islam pasti sepakat, bahwa perceraiannya itu sesuai syariah dan tidak menjadi masalah, tanpa melihat berapa usia pernikahan itu. Tidak ada masalah syariah yang dilanggar secuilpun oleh sang Bupati. Yang menjadi masalah ialah pesonal beliau yang seorang tokoh masyarakat, yang tentu gerak geriknya selalu diawasi oleh semua orang seantero Garut, bahkan se-Indonesia. Bagaimanapun, Indonesia tetaplah Indonesia yang ketimuran dan selalu mengedepankan “perasaan” dalam setiap masalahnya. Bercerai di hari pertama dari pernikahan yang sah dibenarkan oleh syariah. Jangankan usia sehari, pagi melakukan akad dan siangnya langsung...

Geografis Hadits

Image
Hadits-Hadits Nabi saw walaupun teks-nya itu berbahasa Arab, tetapi unuk memahaminya tidak sama seperti kita memahami teks bahasa Arab biasa, yang cukup diterjemahkan atau dikonversi bahasanya kedalam bahasa apapun kemudian bisa dipahami dari terjemahannya itu. Akan tetapi hadits tidak seperti itu, tidak bisa kita asal menterjemahkan kemudian langsung bisa paham, ada banyak hal yang harus diperhatikan. Dalam studi ilmu hadits, setelah memepelajari ilmu Musthalah Hadist dan studi sanadnya, ada tingkatan selanjutnya, yaitu studi pemahaman hadits yang dalam bahasa Arab disebut dengan “Turuq fahmi Al-Hadits”. Dalam memahami hadits tidak cukup memahami teks saja, tapi ada beberapa aspek yang juga harus diketahui agar nantinya hadits itu menjadi lurus pemahamannnya dan tidak salah penerapannya. Dalam memahami hadits harus dilihat juga latar belakang hadits itu sperti 'Illah (sebab),kondisi dan kultur masyarakat Arab. Ada asababul wurud, yaitu sebab musabab kenapa Nabi b...

[Anekdot] Kata-kata Punya Pengaruh

Motivator-motivator sering bilang kalau kata-kata yang keluar dari mulut itu punya pengaruh besar bagi sikap dan tingkah laku seseorang, karena itu para motivator sering mengajak untuk berkata-kata baik dan menyemangati agar jiwa juga bersemangat. Dan memang benar kalau kata-kata itu bisa mempengaruhi kejiawaan. Alkisah, ada seseorang pemuda yang sedang naik kereta jakarta-bogor, tentu anda tahu kalau kereta jakarta-bogor itu selalau berhenti di tiap stasiun yang di lalui. Disamping pemuda itu ada seorang anak ditemani ibunya yang sedang memegang sebungkus burger sambil membujuk anaknya biar makan. Kata si ibu: “ayo nak, makan burgernya! Nanti kalo ngga dimakan, ibu kasi ke om yang sebelah ya!!?? Ayo makan!” Si pemuda itu hanya tersenyum, manggut-manggut. Si anak tetap menggeleng tanda tak mau makan burger itu. Berkali-kali si ibu membujuk anak itu dengan kalimat yang sama, “ayo makan! Entar ibu kasi ke om sebelah yaa burgernya...” Tetap saja si anak assik melihat ...

Sumbangan Peradaban Islam Pada Dunia

Image
Tahun 2010 lalu, ada sebuah acara yang sangat menarik dari salah satu stasiun telivisi saudi Arabia, MBC channel. Acaranya bernama “Khowatir” dan dipandu dan juga diproduseri oleh Ahmad Shugairi, seorang aktivis sosial di negeri monarki tersebut. Acara ini hanya tayang pada bulan ramadhan saja selama 30 hari tersebut. Tahun 2010 adalah tahun ke-6 edisi penayangan acara tersebut, jadi di tahun itu judul acaranya “khowathir 6”. Pada musim ramadhan tahun itulah, Khowathir mengangkat penuh isi buku “1001 Inventions, Muslim Heritage in Our World” (1001 penemuan, warisan Peradaban Muslim untuk Dunia) yang dikarang oleh sebuah tim peneliti Muslim dari Menchaster Inggris yang diketuai oleh DR. Salim T Al-Hasani. Dari judul bukunya saja sudah bikin gemetaran, bagaimana tidak? Isi buku ini benar-benar membuat kita sebagai kaum muslim kaget sekaligus terkagum-kagum. Ternyata ilmu dan segala penemuan yang awalnya kita mengira itu semua hasil tangan dan pikiran orang Eropa sana, itu k...