Posts

KISAH NYATA: Sultan Hamengkubuwono IX Ditilang Polisi, Apa Reaksinya?

Image
sumber: Andriewongso.com Kisah ini sudah pernah ditampilkan pada berbagai situs website, tapi karena ceritanya sungguh menarik, sayang jika tidak di-share ke lebih banyak orang. Semoga menggugah hati banyak orang. (Demi kenyamanan membaca, tulisan yang aslinya sangat panjang ini kami persingkat dengan tak mengurangi maknanya). Suatu pagi di pertengahan tahun 1960-an pada pukul setengah enam pagi, polisi muda Royadin yang berpangkat brigadir polisi, sudah berdiri dengan gagah di tepi posnya di kawasan Soko. Dari arah yang berlawanan dengan arus kendaraan lainnya, tampak sebuah sedan hitam berplat AB. Brigadir Royadin memandang di kejauhan, sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju ke arahnya. Dengan sigap, ia menyeberang jalan di tepi posnya. Tangannya diayunkan ke depan untuk menghentikan laju sedan hitam itu. Sedan tahun 50-an itu berhenti di hadapannya. Saat mobil menepi, Brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat. "Selamat pagi!...

Mengenang 531 Tahun Wafatnya Sultan Muhammad Al-Fatih

Image
Kemarin, pada tanggal 3 Mei adalah hari bersejarah bagi kaum Muslim sedunia, sekaligus hari kesedihan yang dalam. Tepat 531 tahun lalu di tanggal yang sama, seorang komandan tempur muslim lagi sholeh meninggal dunia dengan meninggalkan torehan tinta emas sejarah bagi dunia pertahanan dan peradaban Islam. Tepatnya tanggal 3 Mei 1481 M, seorang yang digelari oleh Rasul SAW sebagai pemimpin pasukan muslim terbaik berpulang menjemput surganya kepada Allah SWT. Ya dialah Sultan Mehmet II, atau biasa yang dikenal dengan sebutan Muhammad Al-Fatih. Setelah 30 tahun memipin kerajaan Islam Konstantinopel, penerus kerajaan Ustmani yang telah dirintis oleh kakeknya Ustman. Tepat pada usia yang ke 49 beliau membuat seluruh kaum muslim banhir air mata dengan kepergiannya yang abadi menuju tempat yang telah disediakan oleh Allah SWT untuknya. Dihari itulah, Eropa beserta sekutunya juga katholik beserta para pasukannya berpesta pora semalaman suntuk untuk merayakan kematian seorang y...

Pasal 185 KHI (Kompilasi Hukum Islam) Aneh dan Membingungkan

Image
Beberapa waktu yang lalu, ada yang bertanya lewat sms kepada saya soal waris, “Bang, ada orang yang meninggal dunia, dia punya saudara 2 adik kandung, laki dan perempuan. Berarti kan 2 saudaranya tadi itu jadi ahli waris-nya. Nah, tapi sebelum meninggal, adik perempuannya meninggal duluan. Jadi anak dari perempuan ini dapet waris dari kaka ibunya itu ngga bang?” Lama saya mencermati Sms ini berharap bisa mengerti dengan isi soal yang ditanyakan. Kemudian saya balik sms: “loh, loh jadi yang ahli waris siapa nih? Laki-laki atau adik perempuannya?” “Abang bingung nih, kalo emang gitu. berarti anak dari perempuan ini hanya mendapat waris dari ibunya saja. Bukan dari kakak ibunya yang meninggal sebelum ibunya. Pun ibunya (prempuan itu) tidak mendapat apa-apa dari kakaknya itu, karena dia sudah tidak ada ketika kakanya meninggal. Karena syarat mutlak dapet waris itu ialah orang itu hidup ketika si pewaris meninggal dunia, walaupun hidupnya sebentar” Lama tak ada balasan. Tiba-tiba sms m...

Surat Untuk Cagub DKI

Image
kalau memang dari awal berniat ingin melakukan sesuatu untuk jakarta yang lebih baik dan lebih maju, lebih bersih dan sebagaianya. berniat ingin berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk warga jakarta semua. ingin membangun sekolah gratis, rumah sakit gratis, rumah susun untuk mengganti rumah kardu di kolong-kolong jembatan. yaa kerjakan saja sekarang! kenapa harus menunggu terlalu lama? kenapa harus  menunggu jadi gubernur dan menang pemilu? kenapa harus begitu? bukankah sudah ada uangnya? uang yang disiapkan untuk kampanye itu. ya gunakan saja itu untuk yang kebih bermanfaat. daripada digunakan untuk iklan yang hanya hambur-hambur dan ngga penting banget. bukan kah menunda-nunda kebaikan itu tidak baik? lakukan saja sekarang semua itu kalau memang cinta dan ingin jakarta yang lebih baik. uang yang anda siapkan untuk kampanye, langsung saja pakai dan gunakan untuk kepentingan warga jakarta? kenapa harus untuk iklan? anda takut tidak terpilih? kalau anda sudah berbuat pasti anda la...

Sholat Ritual dan Sosial

Image
“Manusia itu, kalaupun ia tidak mempunyai tangan, ia akan masih tetap disebut sebagai manusia. Kalaupun ia juga tidak mmpunyai kaki, dua-duanya bahkan, ia masih akan tetap disebut manusia. Kupingnya ada yang buntung, atau matanya cacat, ia akan tetap disebut sebagai manusia. Tapi kalau ia sudah tidak mempunyai kepala, apakah ia akan masih tetap disebut sebagai manusia? Tentu tidak! Semua yang melihatnya akan bilang bahwa itu adalah mayat yang berjalan. Mansia tidak akan disebut sebagai manusia jika ia tidak mempunyai kepala. Begitu juga sholat! Sholat untuk orang Muslim sama kedudukannya seperti kedudukan kepala bagi manusia; yaitu sebagai identitas nyata bahwa ia itu manusia, sholat juga identitas nyata bahwa ia adalah seorang Muslim. Syariah tidak menganggap orang itu sebagai Muslim kepada siapa yang ketika dipanggil untuk sholat, ia menolak dan mengatakan bahwa sholat itu tidak wajib. Nabi SAW perbah bersabda: “ bahwa yang mnjadi pemisah antara muslim dan Kekafiran se...

Liberal, Kebebasan Yang Menyesatkan (Novel Ilmiah: KEMI)

Image
Seperti yang tertulis pada cover depannya “KEMI = Bukan Novel Biasa”, ya Novel karangan Adian Husaini ini memang bukan seperti novel biasa pada umumnya yang bercerita soal roman picisan ala romeo dan Juliet, atau keluhan soal susahnya hidup atau cerita melankolis lainnya. Sama seperti Adian Husaini yang dikenal sebagai penulis sekaligus pemikir yang sangat concern terhadap perkembangan pemikiran-pemikiran Islam, khusunya paham Liberal. Begitu juga novel ini. Novel unik ini memberikan kita gambaran jelas tentang lika-liku pemikiran serta kehidupan para aktivis Liberal dalam enyebarkan paha sesatnya ini di Indonesia. Entah itu dikalangan akademis ataupun non akademis, bahkan operasi telah menyebar banyak dikalangan pesantren dan para santri. Dalam novelnya ini Adian mengungkap sejumlah rahasia dibalik gandrungnya penyebaran paham sesat ini dan juga banyaknya aktivis yang tergiuruntuk menjadi insan yang Liberal, manusia yang bebas. Tapi kebebasan yang menyesatkan. Selain menyajikan bag...

Cepet Kagum, Gampang Kaget

Alkisah berawal dari seorang murid yang berguru di sebuah perguruan yang terletak jauh diatas sebuah pegunungan tinggi. Ada seorang guru yang sangat alim dan tentunya berkharismatik menjadi transferter ilmu kepada siapapun yang datang menjadi muridnya. Yang menarik, disebelah perguruan ini terbangun sebuah makam yang dikramatakan oleh banyak orang dan selalu ramai dikunjungi banyak warga. Entah siapa yang ada didalam makam tersebut, tiada yang tahu. Yang pasti, makam ini menjadi langganan ziarah dan setiap hari mesti ramai dikunjungi. Sampai pada suatu saat, ia lulus dan telah selesai menimba ilmu di perguruan tersebut. Ketika hendak pergi pulang dan mengamalkan semua ilmu yang telah didapat. Sang guru menghadiahkannya seekor kuda untuk digunakannya menempuh perjalanan, dari atas gunung sampai tujuannya. Turunlah ia dengan manaiki kudanya tersebut. Namun belum sampai kaki gunung, masih ditengah-tengah sang kuda tewas, entah apa sebabnya. Dan karena ta’zimnya kepada sang guru sip...