Posts

Rumah Nabi Muhammad saw

Image
Ketika para sahabat membangun masjid Nabawi selepas kedatangan beliau saw ke Madinah Al-Munawwaroh, para sahabat juga membangun rumah untuk Nabi saw dan para Istri-istri beliau saw. yang kemudian dibangun juga rumah sayyidah 'Aisyah ra.   Sebagian rumah nabi terbuat dari Pelepah kurma yang di olesi dengan tanah liat dan Atapnya terbuat dari pelepah daun kurma. Dan sebagian rumah yang lain terbuat dari batu yang ditumpuk satu sama lain dan atapnya sama terbuat dari pelepah daun kurma. Luas sisi-sisi rumahnya 4,5 meter persegi dan tingginya 3 meter Didalam rumah terdapat pintu masuk dan kamar Yang luasnya 3,5x3 meter, Terbuat dari rumabi-rumbai wol yang dikat dengan kayu jati. Dan jarak antara pintu rumah dan pintu kamar ialah 3,5 meter. Sheikh Al-Barzanji meriwayatkan bahwa rumah ummul-mu'minin sayyidah 'Aisyah itu mempunyai 2 pintu. Pintu yang pertama ialah pintu sebelah barat. Yaitu pintu yang mengarah langusng ke masjid nabi (Nabawi) Dan kedua pintu sebelah timu...

"Maulid" Yang Menentang dan Yang Mendukung (Bag 3)

Image
Sekarang, saya akan tuliskan dalil-dalil dan hujjah mereka yang mendukung maulid Nabi saw. Yang mana diwakili oleh lembaga Fatwa Mesir. Mari sama-sama kita simak hujjah meraka. Namun sebelumnya perlu diketahui bahwa fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga fatwa mesir ini tentang perayaan maulid Nabi saw bukan sebagai jawaban atau sanggahan dari hujjah dan dalil yang disamaikan oleh komite tetap fatwa kerajaan Aran Saudi. Melainkan ini adalah murni fatwa tentang maulid Nabi saw. Fatwa lembaga fatwa Mesir tentang Perayaan Maulid Nabi Muhammad saw: Merayakan Maulid nabi besar Muhammad saw adalah salah satu amalan yang paling baik dan ibadah yang paling agung. Karena, perayaan ini merupakan ungkapan kegembiraan dan rasa cinta kepada beliau saw. Dan kecintaan kepada beliau merupaka pondasi keimanan seorang muslim. "tidak beriman seseorang diantara kalian sampai aku menjadi yang paling dicintainya lebih dari anaknya, orang tuanya dan seluruh manusia didunia ini." (Mutt...

"Maulid" Yang Menentang dan Yang Mendukung (Bag 2)

Image
Baiklah, saya akan mulai dari kubu yang menentang perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. Yang ini diwakili oleh Komite Tetap Fatwa kerajaan Arab Saudi. Mari sama-sama kita simak hujjah mereka: Tidak ada syariat dalam agama ini menganai perayaan Maulid. Dan ini adalah bid'ah yang diada-adakan dalam agama. Karena itu haram hukumnya bagi seorang muslim mengadakan atau merayakan maulid Nabi saw. Dan ini didasarkan atas beberapa perkara: Pertama Perayaan semacam ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad saw sendiri, tidak juga oleh para sahabat dan tidak juga oleh para tabi'in. jadi orang-orang pada masa keemasan Islam tidak melakukan ini. Padahal merekalah yang paling mengetahui sunnah Nabi saw dan merekalah yang cintanya sempurna kepada Nabi saw dan juga selalu mengikuti sunnah-sunnah beliau saw. Rasul saw bersabda:  “Barang siapa membuat-buat hal baru dalam perkara ibadah yang tidak ada dasar hukumnya maka ia ditolak.” (Muttafaq 'Alayh)  “Barang siapa mel...

"Maulid" Yang Menentang dan Yang Mendukung (Bag 1)

kalau sudah masuk bulan Rabi'ul Awwal atau yang lebih dikenal dengan bulan mulud, sebagian atau mayoritas kaum muslim di Indonesia ini ramai mengadakan maulid Nabi Muhammad saw. Bahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw ini sudah menjadi acara nasional yang diagendakan setiap tahunnya. Kalender nasional pun mencetak merah pada tanggal tersebut, yaitu tanggal 12 rabi'ul Awwal. Seluruh tingkatan masyarakat dari kalangan paling tinggi yaitu Istana sampai yang paling rendah sekalipun seperti majlis taklim musholla mengadakan acara ini setiap tahun rutin. Dan bagi sebagian kalangan, mereka merasa kurang lengkap kalau bulan maulid ini dilewati tanpa ada perayaan apa-apa. Tapi disamping meriah dan ramainya perayaan maulid ini, kita juga tak bisa menutup mata bahwa tidak sedikit dari kalangan umat Islam Indonesia yang menentangnya, dan bahkan mereka juga ramai sekali mempublikasi pernyataan mereka tentang penolakan atas perayaan maulid. Mereka juga tidak segan-segan meng...

Membongkar Berita Bohong ( Muslim itu kudu cerdas)

Image
anda tentu pernah liat foto yang tenar sekitar tahun 2006/2007 ini. dan juga sudah dengar tentang cerita foto ini. dikabarkan bahwa ini adalah foto perempuan yaman/oman yang durhaka kepada ibunya karena membuang mushaf yang sedang dibaca oleh ibunya kemudian ia menghardik ibunya dengan keras, seketika ia berubah menjadi bentuk seperti ini. itu azab dari Allah menurut kabar yang beredar. dan tidak lama setelah foto ini muncul, orang-orang semua tanpa men-cek kebenaran kabar tersebut menguploadnya dan menybarkannya lewat email, MMS, youtube dan media lainnya! ya begini adat dan kebiasaan orang-orang (Muslim khususnya). tapi benarkah kabar ini? benarkah foto itu adalah perempuan yang di azab? benarkah? tahukah anda bahwa ini adaah berita bohong? Setelah diselidiki, ternyata foto ini bukanlah foto seperti apa yang dibicarakan, yaitu foto prempuan durhaka yang menghardik ibunya ketika beliau sedang membaca qur'an. Ini adalah foto yang diambil pada pameran patung salah seorang sen...

Kembalikan Maulid ke Jalan dan Tujuan Aslinya!

Image
Biasanya kalau sudah masuk bulan Rabi'ul Awwal atau yang biasa kita sebut dengan bulan mulud. Banyak majlis-majlis taklim atau masjid-masjid yang mengadakan Maulid Nabi saw. Bagus, sangat bagus sekali, ada upaya untuk mengingatkan kembali kepada khayalak ramai tentang cinta dan kewajiban mengikuti sunnah mustofa saw. Terlepas dari perdebatan panjang yang saya lihat tidak akan "kelar" terkait masalah boleh atau tidaknya mengadakan Maulid. Namun saya melihat ada beberapa catatan yang mungkin ini tidak semua orang berpendapat sama dengan saya. Yaitu soal megahnya dan mewahnya Maulid itu digelar. Buat saya, Tidak penting seberapa besar Maulid yang kita gelar, tidak penting seberapa tenar penceramah yang kita undang, tidak penting seberapa besar dana yang kita keluarkan, yang terpenting ialah seberapa efektifkah dengan acara ini sunnah-sunnah Nabi saw kembali bisa dihidupkan. Mungkin ini keinginan yang terlalu muluk buat sebagian orang. Tapi yaa memang itu kan tujuan diadakann...

Imam Nawawi: "Begini harusnya Kita Mencintai Nabi Muhammad saw!"

Image
Rasul saw pernah bersabda : "Iman itu mempunyai 73-79 cabang, yang peling tinggi ialah Laa ilaaha IllaLlah dan yang paling rendah ialah membuang duri dari jalan. Dan malu termasuk dari Iman." (HR An-Nasa'I, Ath-Thobroni dan Bukhori dalam kitab Al-Adabul-Mufrod) Imam Nawawi Al-Jawi dalam risalahnya "Al-Futuhat Al-Madaniyah", beliau menjelaskan bahwa cabang-cabang Iman ini ialah refleksi dari iman yang ada dalam diri mu'min. Mu'min yang sempurna imannya ialah mu'min yang ada didalam dirinya cabang-cabang Iman tersebut. Jika berkurang salah satu saja dari cabang-cabang iman, maka imannyapun berkurang sesuai berapa cabang yang ditinggalkan. Dalam risalahya ini beliau menyampaikan semua cabang iman yang ada dalam kandungan hadits diatas sesuai apa yang telah ditunjukkan oleh firman-firman Allah swt dan hadits-hadits Nabi saw. Belaiu menjabarkan cabang-cabang iman tersebut sampai 78 cabang. Dan dari salah satu 78 cabang iman itu ialah "Cinta Nabi saw...